wrapkit

Strategi Mencegah Anjing/Kucing Kesayanganmu Hilang

Sudah dua minggu belakangan ini, laporan anjing/kucing hilang melalui message/pesan akun media sosial Animal Friends Jogja meningkat drastis dibandingkan dengan sebelumnya. Secara umum, kasus anjing/kucing hilang merupakan kelalaian kecil dari pendamping hewan. Terlepas dari hal tersebut, tak ada satupun pendamping satwa yang menginginkannya, namun kasus kehilangan ini nyatanya terjadi.

Ada beberapa cerita di mana 'anjing/kucing yang hilang' berakhir bahagia selamanya, sedangkan yang lain tidak seberuntung itu. Sering kali anjing hilang yang ditemukan tidak dapat diidentifikasi siapa pemiliknya, naasnya anjing tersebut akan berakhir di tempat pejagalan maupun pasar hewan.

Ada beberapa strategi yang dapat kamu lakukan untuk menjaga hewan dampingan tetap aman dan mengurangi kemungkinan hilang atau dicuri.

1.  Kalung Tanda Pengenal (ID Tag)

Kenakan kalung tanda pengenal hewan dampingan setiap saat, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat. Pastikan kalung terbuat dari bahan yang nyaman dan tahan lama. Sertakan nomor telepon supaya memudahkan seseorang menghubungi ketika dia menemukan hewan dampinganmu yang tersesat/hilang, serta catatan vaksinasinya.

2.  Sterilkan hewan dampinganmu

Sterilisasi/memandulkan merupakan salah satu bukti bahwa kamu adalah pendamping hewan yang bertanggung jawab. Sterilisasi tidak hanya penting untuk mencegah kelebihan populasi dan mencegah lebih banyak anjing/kucing berakhir di tempat penampungan, tetapi juga penting untuk menjaga hewan dampinganmu agar tidak berkeliaran dan tersesat, yang dapat berisiko tertabrak kendaraan.

Sterilisasi dapat membantu mencegah perilaku yang tidak diinginkan, meskipun kepribadian dasar mereka masih ada. Menurut ASPCA, hewan dampingan yang sudah disterilkan (dimandulkan) cenderung TIDAK berkeliaran, terutama mencari pasangan saat hewan dalam fase birahi (jantan). Jika tidak disterilkan, anjing/kucing yang hilang kemungkinan besar akan berkembang biak. Itu artinya dapat menciptakan lebih banyak lagi hewan tunawisma.

Sedangkan betina juga akan mendapat manfaat dari sterilisasi, salah satunya ketika ada jantan yang agresif...maka betina akan lari. Sehingga ‘perbuatan yang tidak diinginkan’ bisa dicegah.

3.  Buat mereka nyaman di rumah

Tak sedikit anjing yang hilang karena sebelumnya mengalami kebosanan dan mereka menemukan cara untuk melarikan diri. Yah, sama seperti manusia. Ajak ia bermain dan jalan-jalan (menggunakan tali) untuk menghindari stres. Disamping itu, berikan mereka latihan kepatuhan, sehingga anjing cenderung tidak bosan dan berkeliaran mencari kesenangan. Anjing yang dilatih kepatuhan lebih cenderung mendengarkan perintah pendamping seperti berhenti saat berlari keluar dari pintu depan (misalnya dengan perintah “STOP”), kembali saat dipanggil, dan berjalan dengan baik saat diajak jalan-jalan.

4.  Aman di halaman berpagar atau dengan tali lari

Banyak hewan dampingan tersesat atau dicuri karena hal ini. Cegah anjing yang hilang dengan membuat pagar rumah yang tinggi dan aman (tak ada celah) supaya mereka tidak melompat atau menerobos. Jika tidak mampu membuat pagar, gunakan dengan dog run/tali lari secara aman. Jangan merantai/mengandangkang mereka.

5.  Pengawasan lebih

Anjing hilang seringkali karena pendamping membiarkan mereka berkeliaran di luar rumah. Mereka yang hilang adalah mereka yang tidak diawasi. Semanis-manisnya perilaku anjing, sebaik-baiknya kamu mendidik mereka, selalu ada kemungkinan bahwa sesuatu di luar pagar atau halaman belakang rumah cukup menarik minat mereka untuk berlari. Pengawasan yang baik memerlukan lebih dari sekadar pagar yang aman. Sebaiknya tidak meninggalkan mereka untuk waktu yang lama (saat kamu bepergian), dan jangan meninggalkan hewan mereka di dalam mobil sendiri/tanpa pengawasan.

6.  Dokumentasi berupa foto/video

Setiap pendamping hewan harus memiliki dokumentasi foto atau video untuk menunjukkan kepada tetangga, relawan/staf rumah singgah, sosial media dan lainnya ketika hewan dampinganmu hilang.

7.  Bersikap ramah terhadap tetangga dan kenalkan hewan dampinganmu

Hiduplah sebagai masyarakat sosial. Menjaga hubungan yang baik dengan tetangga dan pastikan untuk memperkenalkan hewan dampingan kepada tetangga saat mengajak hewan berjalan-jalan sehingga mereka dapat mengenalinya. Jika hewanmu berlarian sendiri, mereka akan memberitahumu bahkan mengembalikannya.

8.  Berada di dalam rumah

Membiarkan anjing/kucing beraktivitas di halaman rumah akan membuatnya sehat karena mereka dapat mengekspresikan perilaku alami, seperti berlari, berguling-guling dan sebagainya.

Namun, pastikan mereka tetap berada di dalam rumah saat kamu bepergian agar tidak lepas. Umumnya, orang akan mengira mereka adalah anjing/kucing liar padahal sebenarnya mereka baru saja melarikan diri dan tidak bisa kembali ke rumah karena tidak ada orang.

Pada malam hari, jangan tinggalkan anjing di luar sendirian saat kamu tidur. Sebaiknya bawa dia ke dalam. Kecuali kamu memiliki satpam.


Kehilangan hewan dampingan itu bak kehilangan orang yang dicintai. Tentu saja jangan sampai pengalaman buruk ini dialami oleh siapa pun. Semoga strategi yang kami bagikan ini menjadi pengingat penting untuk memastikan hewan dampinganmu tetap aman dan tidak tersesat.

 

wrapkit

We are simply friends who share similar views on treating non human animals with the respect and compassion they so rightly deserve.

Including the right to live free from unnecessary suffering and exploitation.

Reach us on Social Media

Our location is strictly unpublished due to safety and educational reason. To visit us, please make an appointment by sending us a request email. Make sure you have read our FAQ section before sending an email. It might need time until we finally keep-in-touch

This site is donated by Oninyon Software Solution - PT. Oninyon Revolusi Kreatif Indonesia