Semuanya Berhak Bebas dan Merasa Aman, Termasuk Bleki
Bleki, salah satu anjing yang relawan temui saat pendataan dalam mitigasi satwa dampingan Merapi. Dunia Bleki sempit sekali. Hanya sebatas kandang yang hanya memberinya akses berdiri dan duduk. Bleki suda berada dalam kandang itu selama empat tahun. Bleki juga terancam untuk tidak dibawa evakuasi oleh keluarga jika Merapi erupsi. Saat relawan bertanya apa alasannya, semata-mata karena Bleki adalah anjing peninggalan salah satu anggota keluarga. Sehingga, mereka tidak memiliki rasa tanggung jawab untuk sayang atau sekedar mengurus Bleki.
Tatapan mata dan gonggogan Bleki seolah meminta tolong relawan untuk menolongnya. Tim relawan pun berinisiatif melakukan pendekatan kepada keluarga agar paling tidak Bleki berhenti dikurung dalam kandang dan diijinkan hidup di teras rumah. Rumah juga memiliki pagar sehingga tentunya aman agar Bleki tidak berkeliaran keluar dari area rumah. Pihak keluarga awalnya tetap bertahan pada pendiriannya agar Bleki tidak dapat keluar dari kandang.
Setelah beberapa kali datang saat melakukan mitigasi, tim relawan tetap melakukan pendekatan dan memberikan solusi lain untuk keluarga. Usaha relawan berbuah hasil. Keluarga pun menyetujui Bleki dikeluarkan dari kandang dan menggunakan tali dog run di area teras rumah. Tali dan perangkat dog run sendiri dibeli dari hasil donasi dari para donatur yang telah berbaik hati membantu melancarkan program mitigasi ini dari jauh.
Dengan bantuan relawan, dipasanglah tali dog run untuk Bleki. Kini, Bleki dapat hidup dengan bebas di area teras rumah keluarga. Selain itu, relawan juga mengajak anggota keluarga mengenal Bleki lebih jauh dengan mengajak dog walking. Terlihat bahwa anjing ini sangat antusias, akhirnya ia dapat merasakan berjalan-jalan setelah terkurung di kandang selama empat tahun. Keluarga juga akhirnya mengijinkan Bleki dievakuasi ke posko pengungsian satwa jika status Merapi semakin naik dan berjanji untuk menjemput kembali nanti keadaan sudah aman.
Cerita Bleki sangat disayangkan bukan terjadi satu dua kali saat tim relawan AFJ melakukan mitigasi satwa dampingan di Merapi. Banyak yang mengalami hal serupa dan terancam tidak selamat jika kita tidak bertindak dan melakukan sesuatu. Padahal mereka berhak juga berhak untuk selamat dan merasa aman. Beberapa dari mereka sudah relawan evakuasi dan dipindahkan ke rumah singgah hingga posko pengungsian satwa telah siap. Mereka yang ada di Merapi masih membutuhkan bantuan dari kalian yang peduli.
Mari peduli dan bergerak bersama menolong satwa!
