Partisipasi Anjing Terlantar Dalam World River Run 2021
Bantul, 4-5 Juni 2021 – Partisipasi para anjing di rumah singgah Animal Friends Jogja [AFJ] berkegiatan lari untuk sungai, dalam memperingati Global Running Day (2 Juni) dan World Environment Day (5 Juni).
Sungai adalah arteri kehidupan bagi planet bumi. World River Run adalah 4 hari perayaan sedunia untuk mengapresiasi sungai karena keindahannya, sebagai salah satu sumber utama kehidupan bagi ekosistem di bumi, dan pendukung ekonomi secara global. World River Run diinisiasi website www.minaguli.com. Mina Guli adalah advokat dalam meningkatkan pembahasan dan penyadartahuan krisis air bersih dunia yang dengan kegiatan lari ultra-marathon.
Perayaan ini dimulai pada Hari Lari Sedunia, 2 Juni 2021 hingga 5 Juni 2021 yang merupakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, diikutsertakan para pejalan dan pelari dari 119 negara yang mendedikasikan kegiatan jalan dan lari untuk sungai, yang mendaftar di www.minaguli.com
Kegiatan jalan dan lari bersama anjing-anjing Animal Friends Jogja (AFJ), yang merupakan kandidat adopsi, dilaksanakan pada 4 Juni 2021 siang, menempuh jarak 2,4 km di sekitar perkampungan di daerah Bantul, D.I. Yogyakarta. Relawan serta perawat satwa rumah singgah AFJ mendampingi enam anjing kandidat adopsi (Kora, Trova, Ipin, Doel, Banban, dan Icas), untuk jalan dan lari bersama.
Di hari Sabtu, 5 Juni 2021, sesi lari untuk sungai dilanjutkan oleh tiga anjing kandidat adopsi AFJ (Kora, Ipin, dan Banban) di Alun-Alun Kidul, Yogyakarta. Relawan BMXX (Barisan Muda Mudi Xayang Xatwa) yaitu perkumpulan aktivis seluruh Indonesia di bawah koordinasi Animal Friends Jogja yang bergerak memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan hewan khususnya hewan yang diternakkan, juga turut meramaikan kegiatan ini.
Selain sebagai bentuk dukungan para anjing dan relawan AFJ terhadap gerakan untuk sungai ini, kehadiran para kandidat adopsi di Alun-alun Kidul juga bertujuan untuk mempromosikan program adopsi dan memberi kesempatan kepada para anjing untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, yang sudah selama setahun terakhir terhenti karena pandemi.
__
Antara Januari hingga Mei 2021 Animal Friends Jogja (AFJ) menangani 39 kasus penelantaran / pembuangan, 15 kasus penyelamatan karena alasan medis, 2 kasus kecelakaan / kekerasan, dan 5 kasus lainnya, yang melibatkan satwa domestik di wilayah D.I. Yogyakarta. Sedangkan, jumlah satwa teradopsi dari AFJ sejak Januari-Mei 2021 adalah 12 satwa (kucing) dan 1 satwa (kucing) difoster.
Sejak awal tahun hingga akhir Mei 2021 terdapat 42 laporan kasus yang masuk ke dm sosial media dan email AFJ. 28,5% dari total pelaporan kasus tersebut adalah untuk hibah satwa dampingan (hewan peliharaan domestik), yang merupakan mayoritas kasus yang dilaporkan ke AFJ. Masih tingginya pemindahtanganan / hibah satwa dampingan mengindikasikan masih minimnya komitmen terhadap satwa dampingan di D.I. Yogyakarta khususnya.
Data ini belum meliputi kasus pembuangan di pasar-pasar tradisional di seluruh D.I. Yogyakarta yang sering terjadi pada kucing (kebanyakan pada usia bayi). Jika memantau akun Instagram Peduli Kucing Pasar (PKP), setiap pekannya selalu ada kasus pembuangan bayi-bayi tanpa ibu, atau bayi-bayi bersama ibunya.
Kurangnya angka adopsi satwa terlantar dari AFJ dibandingkan jumlah kasus yang AFJ tangani dan masih tingginya pendampingan yang kurang berkomitmen, mendasari AFJ untuk mengupayakan kegiatan sosialisasi / edukasi mengenai adopsi dan komitmen sebagai adopter yang bertanggung jawab.
ADOPSI, JANGAN BELI!
