Kisah Oppie AFJ: Kucing Buangan yang Selamat dari FIP
Setiap kucing di rumah singgah AFJ memiliki latar belakang penelantaran yang berbeda.
Kucing yang akhirnya kami beri nama Oppie adalah salah satu yang penuh liku dan perjuangan mahal. Kucing yang sekarang sehat, cantik, dan penuh kasih ini dulunya hanyalah makhluk kecil tak berdaya yang kami jumpai di pinggir sungai besar, di Yogyakarta. Di tempat itulah cerita Oppie dimulai.
Awal Perjumpaan dengan Oppie
Pada 25 Juni 2024, kami Animal Friends Jogja bersama Nabati Nusantara dan Yayasan Bintang Kidul, menjadi teman belajar dan berbagi untuk kawan-kawan TPA Shaka dan warga Karangploso, tentang indahnya kasih sayang dan pentingnya bersikap baik terhadap satwa dan alam sekitar, serta berbagi MENU SEHAT NABATI.
Sebagai informasi, Nabati Nusantara adalah sebuah proyek inisiatif edukatif yang dicetuskan dan dijalankan oleh Animal Friends Jogja (AFJ) dan Simple Plant Kitchen; yang bertujuan untuk kembali ke pola makan dengan bahan pangan segar, alami, utuh dan sehat. Berfokus pada pemanfaatan serta kreasi olahan 100% bahan-bahan nabati lokal yang relatif mudah didapatkan dan harganya terjangkau.
Di sinilah pertama kali kami bertemu, Oppie jauh dari gambaran kucing yang sehat. Tubuhnya kurus kering, rambutnya botak, dan penuh jamur serta kutu. Dengan kondisi yang mengenaskan itu, Oppie bahkan nyaris tidak dikenali sebagai kucing ‘berbulu riwuk’. Kelaparan membuatnya rakus saat kami beri dry food dan treats, seolah ia tak makan selama beberapa hari. Saat warga sekitar ditanya, tak ada yang mengakuinya sebagai milik mereka.
Namun, perjalanan Oppie menuju tempat yang lebih baik juga tidaklah mudah. Dua driver mobil online menolak kami yang akan membawa Oppie dengan alasan ia "penyakitan" dan khawatir kotoran dari tubuhnya akan mengotori interior mobil. Setelah menunggu satu jam penuh, akhirnya ada seorang driver berhati mulia yang bersedia mengantar kami dan Oppie ke rumah singgah AFJ.
Perawatan Intensif di rumah singgah AFJ
Begitu tiba di rumah singgah AFJ, Oppie segera diperiksa oleh dokter hewan relawan kami. Diagnosanya tidak main-main: scabies parah dan infestasi kutu yang merusak kondisi kulit serta rambutnya. Segera Oppie memulai perjalanan penyembuhan dengan suntikan anti parasit dan perawatan suportif untuk membantu regenerasi kulit.
Namun, perjuangan Oppie belum usai. Pada 19 Agustus 2024, kondisinya mendadak drop. Ia kehilangan nafsu makan, tubuhnya melemah, dan dehidrasi. Dokter relawan segera bertindak dengan memberinya infus serta penghangatan menggunakan lampu infrared. Setelah suhu tubuhnya kembali normal, Oppie mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Diagnosis FIP dan Terapi Panjang
Di tengah perawatan intensif, Oppie menjalani uji rapid test FIP pada 21 Agustus 2024. Hasilnya positif untuk Feline Infectious Peritonitis (FIP) tipe kering. Penyakit ini adalah salah satu yang paling mematikan bagi kucing, namun tidak membuat tim AFJ menyerah.
Berkat dukungan dari para donatur melalui platform kitabisa.com, Oppie dapat menjalani terapi FIP selama 84 hari. Dalam prosesnya, ia juga menjalani pengobatan untuk parasit darah yang ditemukan selama terapi. Meskipun perjalanan itu panjang dan penuh tantangan, hasilnya sangat menggembirakan: Oppie dinyatakan negatif FIP. Pada 30 Desember 2024, ia disterilkan, lalu menerima tetes kutu dan obat cacing di awal Januari 2025.
HAPPY ENDING: Rumah Baru untuk Oppie
Kabar terbaik datang pada 18 Januari 2025. Setelah berbulan-bulan perawatan dan perjuangan, Oppie akhirnya menemukan rumah selamanya. Ia diadopsi oleh keluarga penuh kasih yang siap memberikan cinta dan perhatian yang layak untuknya. Kini, Oppie menjalani hidup bahagia, jauh dari trauma masa lalunya.
Cerita Oppie adalah bukti bahwa setiap makhluk, sekecil dan selemah apapun, memiliki hak untuk hidup dan diperjuangkan. Dari kucing yang ditinggalkan di dekat sungai dalam kondisi sakit, Oppie kini menjadi simbol harapan dan kemenangan. Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan dari orang-orang baik yang peduli.
Jika cerita Oppie menginspirasi Anda, mari terus mendukung perjuangan hewan-hewan terlantar lainnya. Setiap bantuan, sekecil apapun, dapat mengubah hidup mereka. Karena seperti Oppie, mereka semua berhak mendapatkan kesempatan kedua. ADOPSI SATWA TERLANTAR ADALAH LANGKAH BIJAK, JANGAN BELI!
